JAKARTA - Selama ini sebagian masyarakat masih menggagap bahwa polusi di luar ruangan merupakan sumber penyakit utama. Itu merupakan pendapat yang keliru, karena polusi di indoor justru lebih berbahaya ketimbang di outdoor.
"Selama ini banyak media yang lebih mengupas bahaya polusi di luar ruangan. Padahal, 90 persen kegiataan kita berada di dalam ruangan, entah itu ketika bekerja di kantor ataupun di rumah," terang Dr Mukhtar Ikhsan Sp.Pk, di sela-sela peluncuran produk AC Samsung terbaru, di Ballroom Ritz Carlton, Jakarta, Kamis (1/4/2010).
Ditambahkan olehnya, sumber polusi di dalam ruangan bisa didapatkan dimana saja. Mulai dari bakteri di bahan bangunan, asap rokok yang masuk, hewan seperti kucing, asap kendaraan saat memanaskan di garasi, sampai asap saat memasak di dapur.
"Khusus untuk polusi dari asap rokok, menurut penelitian ternyata aktivitas merokok 24 persen dilakukan di outdoor, dan 29 persen dilakukan di dalam ruangan. Padahal, dalam asap rokok terdapat 4 ribu bahan kimia," tambah dokter yang berpraktek di RS Persahabatan tersebut.
Menurut survei, seperti yang dipaparkan, sebanyak 2,8 juta orang mengalami kematian akibt polusi di dalam ruangan ini. Maka tidak mengherankan polusi di dalam ruangan menjadi sarang munculnya virus-virus bersamayam, seperti H1N1 dan lain sebagainya.
"Salah satu cara mencegahnya adalah ventilasi yang tertata rapi, bisa juga menggunakan AC yang berteknologi membunuh bakteri. Menjaga kebersihan juga sangat penting," tandasnya. (okezone.com)
0 Response for the "Polusi Dalam Ruangan Lebih Berbahaya"
Posting Komentar