DARMSTADT - Badan penerbangan luar angkasa Eropa, European Space Agency (ESA) meluncurkan satelit canggih baru bernama CryoSat 2 yang berfungsi untuk mengukur efek pemanasan global pada kutub es Bumi.
Satelit ini mengumpulkan data mengenai peningkatan air laut yang akan sangat bermanfaat bagi jutaan pulau dan wilayah pesisir di seluruh dunia.
Seperti dilansir Big News Networks, Jumat (9/4/2010), ESA mengatakan bahwa pusat operasional luar angkasa Eropa di Jerman langsung bisa menerima sinyal CryoSat 2 hanya selang waktu beberapa jam setelah diluncurkan dengan roket Rusia di Kosmodrom Baikonur, Kazakhstan.
"Sejauh ini, semua berjalan sukses dan fantastik," ujar Direktur program observasi bumi ESA Volker Liebig.
Pada 2005, ESA sempat kehilangan CryoSat pertama mereka saat gagal diluncurkan menggunakan roket. Hal ini menyebabkan misi peluncuran satelit tertunda selama lima tahun. Padahal, peluncuran CryoSat sangat dinati-natikan oleh para ilmuwan peneliti es sejak akhir 1990.
"Sekarang misi ini menjadi lebih penting ketimbang beberapa dekade lalu saat kami mengajukannya. Hal ini seiring dengan perubahan sangat cepat yang terjadi pada lapisan kutub es bumi," kata tim penyelidik CryoSat, Duncan Wingham dari University College London.
ESA menyebutkan, satelit dengan bobot 700 Kg tersebut dirancang untuk memperlihatkan dengan tepat efek dari pemanasan global pada es di Antartika dan Arktik, dimana kedua wilayah tersebut meliputi sepuluh persen permukaan bumi dan berperan penting dalam perubahan iklim bumi.
"Wilayah kutub es tersebut berperan laiknya mesin pendingin dalam sistem cuaca," ujar ilmuwan ahli es asal Jerman Heinrich Miller.
Dengan menggunakan teknologi radar diatas ketinggian 720 Km diatas permukaan bumi, CryoSat 2 akan mengukur ketebalan pulau maupun lapisan es yang mengapung dan mendeteksi perubahan hingga ketebalan 0,39 inci. Kemampuan ini sangat menakjubkan mengingat lapisan es di Antartika saja ketebalannya bisa mencapai 5 Km. (okezone.com)
0 Response for the "Satelit Eropa Deteksi Ketebalan Es di Antartika"
Posting Komentar