Terkoplak-koplak

Information blog

MEDAN - Lokasi di mana seorang siswa kelas II SMP PGRI Tembung, Medan, Sumatera Utara bernama M Zakaria (13 tahun) diterkam ular piton hingga tewas, Kamis 18 Maret lalu kini menjadi tontonan warga.
 
Ratusan warga dari sejumlah kabupaten dan kota di Sumut terus berdatangan ke lokasi tersebut, di Sungai Tembung, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Sumut.
 
Hingga sore ini, masih saja ada warga yang mendatangi lokasi yang sempat menggegerkan itu. "Banyak orang yang datang ke sini. Katanya, mereka ingin melihat tempat ular piton itu," cerita Jahri Sihombing, salah seorang warga yang sempat berusaha menyelamatkan korban dari terkaman ular yang berukuran sebesar tiang listrik itu, Kamis (1/4/2010).
 
Peristiwa nahas itu sendiri terjadi saat korban bersama lima temannya mandi di sungai tersebut. Saat hendak naik ke darat melalui aliran lorong pembuangan air limbah, tiba tiba muncul ular piton dari dalam lorong tersebut dan menerkam Zakaria. Zakaria sempat melawan ular, namun karena kaki kanannya telah digigit ia tidak bisa berbuat apa-apa lagi dan diseret ke semak-semak.
 
Jahri yang juga merupakan keluarga dekat korban segera berlari menuju lokasi setelah mendapat informasi dari teman-teman korban sekira 15 menit kemudian. Kebetulan ia saat itu sedang berada tidak jauh dari lokasi. Ia pun memukuli kepala ular itu dengan bambu berkali-kali, sehingga kaki kanan korban yang sudah ditelan ular itu pun akhirnya dilepaskan.
 
Namun, ular tersebut tak juga kabur. Tubuh korban malah dililit dan diputar-putar di dalam semak-semak tersebut hingga terjatuh ke pinggiran sungai. Jahri dibantu dengan sejumlah warga yang kemudian berdatangan kembali memukuli kepala ular yang saat itu sudah hendak menerkam kepala korban. Akhirnya, ular itu pun melepaskan lilitannya dan kabur ke dalam sungai.
 
Sayangnya, ketika tubuh korban diangkat ke darat dan akan dibawa ke rumah sakit, ia sudah tidak bernyawa lagi. Diduga, korban mati lemas akibat dililit dan diputar-putar oleh ular tersebut hampir sekitar setengah jam.
 
Sementara itu, ular yang menerkam Zakaria tersebut hingga saat ini masih juga belum berhasil ditemukan, meski terus diburu warga dibantu sejumlah pawang. Ular tersebut diperkirakan masih bersembunyi di sebuah terowongan di pinggiran sungai tersebut. Upaya perburuan itu pun akhirnya dihentikan sejak Senin 29 Maret lalu, karena semakin banyak warga yang mendatangi lokasi.
 
Sebelumnya, sehari setelah kejadian, Jumat 19 Maret malam, warga juga berhasil menangkap seekor ular piton berukuran sekitar tujuh meter. Awalnya, warga mengira ular tersebut adalah yang menerkam Zakaria.
 
Namun menurut pawang yang ikut membantu melakukan pencarian, ternyata tidak. Mereka menemukan ular tersebut di semak-semak tak jauh dari lokasi, setelah ratusan warga dibantu dua orang pawang melakukan perburuan selama seharian.
 
Ular itu pun dibawa ke kantor Polsekta Percut Sei Tuan dengan dibungkus dalam karung goni dan diletakkan dalam keranjang. Untuk sementara, ular tersebut diamankan di dalam ruangan Unit Reskrim Polsek Percut Sei Tuan, sebelum diserahkan kepada pihak yang berwenang.
(okezone.com)



MOSKOW - Microsoft sudah pernah memberitahukan dunia bahwa Windows 7 tidak akan pernah bisa digunakan pada smartphone. Namun sekelompok hacker Rusia membuktikan sebaliknya.

Microsoft pernah menyebutkan Windows 7 tidak akan bisa digunakan pada smartphone yang ada sekarang ini, khususnya HTC HD2, karena sistem operasi smartphone saat ini sudah semakin banyak. Bahkan Windows Phone 7 dikabarkan tidak akan bisa menjalankan aplikasi-aplikasi lama di ponsel pintar.

Ya, nyatanya mereka membuktikan bahwa Windows 7 bisa bekerja pada smartphone. Bagaimana pun, seperti dilansir The Inquirer, Rabu (31/3/2010) pernyataan Microsoft itu tidak menghentikan sekelompok hacker Rusia untuk membenamkan Windows 7 kedalam handset HTC HD2.

Dengan Windows 7 dalam smartphone mereka, para hacker bisa mengatur koneksi WiFi, GPS dan Bluetooth agar bisa bekerja. Adapun satu-satunya masalah adalah driver graphic yang nampak tidak begitu jelas dan terkadang bisa menjadi sedikit lambat.

Tim hacker bahkan mengumumkan akan segera merilis versi beta dari hasil eksperimen hacking mereka dalam waktu dekat.
(okezone.com)



EDINBURGH - Ada satu hal yang belum diketahui oleh nenek moyang bangsa Skotlandia modern. Yaitu batu ukiran berisi tulisan kuno Picts yang menandai keberadaan masyarakat periode Iron Age di Skotlandia pada tahun 300 hingga 843.

Para peneliti kemudian menganggap penemuan yang kemudian dinamakan Pictish Stones tersebut sebagai batu bernilai seni tinggi atau batu berisi tulisan lambang-lambang.

Studi terbaru yang dipublikasikan dalam Proceedings of the Royal Society ini menyebutkan Pictish Stone menguak keberadaan bahasa Picts yang belum pernah diketahui sebelumnya, yang diduga dipakai oleh suku Celtic yang hidup pada awal masa modern di Skotlandia timur dan utara.

Rob Lee, profesor dari University of Exeter bersama dengan rekannya Philip Jonathan dan Pauline Ziman menganalisa seni ukir pada ratusan Pictish Stones.

Seperti dilansir Discovery News, Kamis (1/5/2010), dalam studinya, para peneliti menggunakan proses matematika yang dikenal dengan Shannon entropy, guna mengetahui urutan, arah, dan karakteristik lain dari setiap seni ukir yang tercantum di dalamnya.

Data penelitian kemudian dibandingkan dengan sejumlah seni bahasa tulis lainnya seperti huruf hieroglif khas Mesir, tulisan China dan beberapa tulisan Latin masa Anglo-Saxon, dan Irlandia kuno. Hasil analisa menyebutkan, seni ukir pada Pictish Stone tidak memiliki kemiripan dengan karakteristik tulisan-tulisan tersebut. (okezone.com)



JAKARTA - 70 Persen hidup manusia digunakan untuk bertelekomunikasi. Artinya peluang untuk industri telekomunikasi akan terus berkembang di kemudian hari.

Hal itu diungkapkan oleh Menteri Telekomunikasi dan Informatika (Menkominfo) Tifatul Sembiring di acara seminar XL 'Industri dan Masa Depan Indonesia" di hotel Gran Melia, Kamis (1/4/2010).

Kendati demikian, Tifatul mengingatkan agar pengguna telekomunikasi, termasuk penggunaan jejaring pertemanan menggunakaan kata-kata yang santun.

"Dampak negatif dari telekomunikasi harus dihindari," kata Tifatul.

Pada kesempatan yang sama, Presiden Direktur XL, Hasnul Suhaimi memaparkan, peningkatan jumlah waktu bicara pengguna ponsel di Indonesia terus meningkat.

Pada tahun 2007, pengguna hanya berbicara sekira 40 menit per bulan. "Atau sekira 1,3 menit per hari, ini disebabkan karena tarifnya yang mahal yakni Rp1.000 per menit,"

Saat ini menurut Hasnul, pengguna bisa berbicara via ponsel hingga 10 menit per hari atau sekira 400 hingga 500 menit per bulan karena biaya komunikasi percakapan yang mulai berangsur menurun. (okezone.com)



JAKARTA - Selama ini sebagian masyarakat masih menggagap bahwa polusi di luar ruangan merupakan sumber penyakit utama. Itu merupakan pendapat yang keliru, karena polusi di indoor justru lebih berbahaya ketimbang di outdoor.

"Selama ini banyak media yang lebih mengupas bahaya polusi di luar ruangan. Padahal, 90 persen kegiataan kita berada di dalam ruangan, entah itu ketika bekerja di kantor ataupun di rumah," terang Dr Mukhtar Ikhsan Sp.Pk, di sela-sela peluncuran produk AC Samsung terbaru, di Ballroom Ritz Carlton, Jakarta, Kamis (1/4/2010).

Ditambahkan olehnya, sumber polusi di dalam ruangan bisa didapatkan dimana saja. Mulai dari bakteri di bahan bangunan, asap rokok yang masuk, hewan seperti kucing, asap kendaraan saat memanaskan di garasi, sampai asap saat memasak di dapur.

"Khusus untuk polusi dari asap rokok, menurut penelitian ternyata aktivitas merokok 24 persen dilakukan di outdoor, dan 29 persen dilakukan di dalam ruangan. Padahal, dalam asap rokok terdapat  4 ribu bahan kimia," tambah dokter yang berpraktek di RS Persahabatan tersebut.

Menurut survei, seperti yang dipaparkan, sebanyak 2,8 juta orang mengalami kematian akibt polusi di dalam ruangan ini. Maka tidak mengherankan polusi di dalam ruangan menjadi sarang munculnya virus-virus bersamayam, seperti H1N1 dan lain sebagainya.

"Salah satu cara mencegahnya adalah ventilasi yang tertata rapi, bisa juga menggunakan AC yang berteknologi membunuh bakteri. Menjaga kebersihan juga sangat penting," tandasnya. (okezone.com)



SAN FRANSISCO - Serangan yang menimpa Google rupanya meningkatkan kewaspadaan para pengguna internet untuk lebih berhati-hati beraksi di dunia maya.

Hal ini dikemukakan oleh ahli keamanan Google Neel Mehta. Dalam blognya, Mehta menyebutkan serangan ini bukanlah segala hal tentang Google. Mehta telah mengumpulkan berbagai informasi mengenai serangan lain yang pernah terjadi.

Dia kemudian mencontohkan, serangan yang menyasar warga Vietnam yang menggunakan virus untuk menginfeksi puluhan ribu komputer di seluruh dunia. Saat ditelusuri, serangan tersebut berasal dari driver komputer berbahasa Vietnam.

Seperti dilansir PC World, Kamis (1/4/2010), Mehta menyebutkan, meski virus itu sendiri tidak merusak, namun nyatanya digunakan untuk tujuan negatif. Infeksi tersebut digunakan untuk memata-matai pengguna, sama seperti serangan yang dilakukan hacker China terhadap Google.

"Komputer yang sudah terinfeksi digunakan untuk memata-matai pemilik mereka dan juga menyebarkan serangan DoS melawan blog berisi pesan ketidakpuasan politis," ungkap Mehta.

Sementara itu, CEO McAfee George Kurtz memberikan tanggapan soal ini. Menurutnya, insiden ini menggarisbawahi bahwa tidak setiap serangan dimotivasi oleh pencurian data atau sejumlah uang.

"Ini adalah contoh terbaru yang dinamakan 'hacktivisme' yang cenderung dimotivasi oleh kepentingan politik, yang saat ini tengah booming," tandasnya. (okezone.com)



NEW YORK - Anda pernah mendengar seekor anjing mengeram 'Grrr' sambil menunjukkan tampang yang kurang bersahabat? Mungkin Anda mengira bahwa Anjing tersebut tidak suka atau berniat menyerang Anda.

Tapi berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh  Peter Pongracz dari Eotvos Lorand University, Hungaria, suara 'Grrr' tersebut tak selalu menunjukan keagresifan seekor anjing.

Menurut Pongracz, suara tersebut dikeluarkan anjing  memiliki arti berbeda-beda. Dan setiap anjing lain yang mendengar 'grrr' tersebut mengerti perbedaan setiap suara.

Pongracz merekam setiap suara anjing dalam kondisi yang berbeda-beda seperti saat anjing diajak  bermain dan anjing dalam keadaan makan. Suara 'Grrr' dinilai peneliti sebagai respon atas keadaan sekitar. Arti suara akan berbeda-beda tergantung dari  apa yang terekam oleh anjing.

"Yang menarik dari penelitian ini adalah adanya pembuktian bahwa anjing dapat mengerti sesuatu yang terjadi di sekitar dan bahkan dapat memahami apa yang diinginkan oleh anjing lainnya," kata Pongcraz.

"Kami telah meneliti bagaimana anjing berkomunikasi dengan manusia, dan bagaimana anjing berkomunikasi dengan anjing sejenis," tambah Pongcraz. (okezone.com)



LONDON - Jika menyetir dalam keadaan mabuk, karena pengaruh minuman keras sudah bisa ditebak bahayanya. Lalu, bagaimana dengan mengobrol menggunakan handsfree sambil menyetir?

Sebuah penelitian terbaru mengungkapkan, ternyata berkendara sambil menelpon menggunakan handsfree dengan menyetir dalam keadaan mabuk ternyata sama bahayanya. Pasalnya menggunakan handsfree dapat menurunkan konsentrasi saat menyetir.

Bahkan dalam survei disebutkan, penurunan konsentrasi berkendara menggunakan handsfree sama saat dalam keadaan mabuk, karena minuman keras yang melebihi batas tertentu.

"Yang mesti diingat oleh pengendara adalah banyak dari kita tidak dapat fokus melakukan lebih dari satu hal dalam satu waktu. Itulah kenapa handsfree sama bahanya dengan mabuk," terang salah satu peneliti Jason Watson, seperti dikutip Telegraph, Kamis (1/4/2010).

"Pengendara yang menggunakan handsfree mempunyai kesempatan 5 kali lebih lambat dalam menginjak rem. Itu karena konsentrasi mereka berkurang drastis," tambahnya.

Kendati demikian, dari 200 koresponden yang menjadi objek penelitian, ternyata 2,5 persen masih bisa melakukan dua pekerjaan sekaligus, tanpa mengurangi resiko penurunan konsentrasinya. (okezone.com)



LAS VEGAS - Pengguna iPhone akan semakin dimudahkan dalam melakukan transaksi di eBay. Toko lelang online ini merilis sebuah aplikasi eBay yang terbaru di iPhone. Tidak tanggung-tanggung, dua aplikasi digelontorkan sekaligus.

Melalui aplikasi ini, penjual akan dipermudah dalam melelang barangnya di eBay. Dengan kedua aplikasi ini, penjual bisa cepat mengunggah gambar dari satu item, daftar gratis di format lelang eBay dan membagi daftarnya di Facebook atau Twitter.

Sedangkan dari sisi pembeli, aplikasi ini pengguna iPhone bisa melakukan pembayaran secara cepat, mudah, dan aman, karena sudah terintegrasi dengan layanan PayPal mobile. Dengan begitu, pengguna bisa melakukan pembayaran dengan cara berkirim email antar rekening PayPal-nya.

Dikutip melalui Guardian, Kamis (1/4/3/2010), dengan kehadiran dua aplikasi baru ini, eBay mengharapkan perputaran uang yang jauh lebih besar. Perusahaan tersebut menargetkan hingga USD1,5 miliar selama 2010.

Aplikasi akan tersedia di lebih dari 190 negara dengan delapan bahasa. eBay berharap aplikasi tersebut bakal diunduh lebih 8 juta kali, dan transaksi setiap item pembelian melalui eBay mobile diharapkan terjadi tiap dua detik.

Jika tertarik, pengguna iPhone bisa mendapatkan aplikasi ini di situs eBay.com, atau bisa langsung ke laman eBayClassifieds.com. (okezone.com)